Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI MENTOK
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Pemohon Termohon Status Perkara
4/Pid.Pra/2026/PN Mtk HERYADI ALS NANANG BIN MADERI Kepala Kepolisian Republik Indonesia Polda Kepulauan Bangka Belitung Minutasi
Tanggal Pendaftaran Kamis, 19 Feb. 2026
Klasifikasi Perkara Sah atau tidaknya penyitaan
Nomor Perkara 4/Pid.Pra/2026/PN Mtk
Tanggal Surat Kamis, 19 Feb. 2026
Nomor Surat 4/Pid.Pra/2026/PN Mtk
Pemohon
NoNama
1HERYADI ALS NANANG BIN MADERI
Termohon
NoNama
1Kepala Kepolisian Republik Indonesia Polda Kepulauan Bangka Belitung
Advokat
Petitum Permohonan

PETITUM  PRIMER

 

1.   Mengabulkan  permohonan praperadilan Pemohon  untuk seluruhnya.

 

2.   Menyatakan  tindakan  penyitaan   terhadap   Pemohon  adalah   tidak  sah secara  hukum,

karena   dilakukan   tanpa   prosedur  yang  sah,  tidak  berurutan,   tidak

berbasis peristiwa  faktual yang nyata, serta  bertentangan  dengan  asas legalitas prosedural dan prinsip due process of law sebagaimana  diatur dalam  Undang-Undang   Nomor  20  Tahun  2025  tentang   Hukum  Acara

Pidana.

 

3.   Menyatakan tindakan penangkapan terhadap  Pemohon adalah  tidak sah secara  hukum,

karena   dilakukan  tanpa   dasar  hukum   tertulis   pada   saat   tindakan

dijalankan,    tanpa    pemberitahuan    status    hukum    yang    jelas,    dan bertentangan  dengan asas legalitas  prosedural  serta  prinsip due process

of law.

 

4.   Menyatakan  tindakan  penahanan  terhadap   Pemohon  adalah  tidak sah secara hukum,

sebagai   akibat  langsung  (domino  effect)   dari   tidak   sahnya  tindakan

penangkapan terhadap Pemohon.

 

5.  Menyatakan  penetapan  Pemohon  sebagai  tersangka  adalah   tidak   sah secara hukum,

karena dilakukan secara  prematur,  tidak berurutan,  dan didasarkan pada

proses penyidikan yang sejak awal telah  cacat prosedural.

 

6.  Menyatakan bahwa seluruh  rangkaian  Upaya Paksa yang dilakukan oleh

Termohon terhadap  Pemohon kehilangan dasar legalitasnya.

 

7. Memerintahkan  Termohon  untuk  segera  membebaskan  Pemohon  dari penahanan serta memulihkan  hak-hak Pemohon dalam kemampuan, kedudukan, dan harkat serta martabatnya sebagaimana sebelum  adanya tindakan Upaya Paksa (rehabilitasi).

Pihak Dipublikasikan Ya